Sabtu, 12 November 2016

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

                                                   BAB IV 
                         ANALISIS SISTEM


4.1 ANALISA SISTEM MENURUT PARA AHLI
  1. Menurut Mc Leod :Analisa Sistem Adalah Suatu studi dari sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem yang baru atau memperbaiki kekurangan dari sistem yang telah ada.
  2. Menurut  Pressman : Analisa Sistem Adalah Kegiatan menemukan atau mengidentifikasikan masalah, mengevaluasi, membuat model serta membuat spesifikasi sistem.
  3. Menurut  Yourdan : Analisa Sistem Adalah Suatu kegiatan mentransformasikan dua masukan utama, yaitu kebijaksanaan pemakai dan anggaran proyek kedalam spesifikasi yang terstruktur. Kegiatan tersebut melibatkan alat dan model diagram aliran data, diagram antar entitas dan komunikasi data.
  4. Analisa Sistem Secara Umum :adalah Memandang, Pengamatan dan menyimpulkan konsep sistem berdasarkan Sistem Informasi secara fisik dan konseptual.

4.2 LANGKAH-LANGKAH ANALISA SISTEM

Langkah-langkah dalam tahap analisa sistem hampir sama dengan yang akan langkah-langkahyang dilakukan dalam mendefinisikan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan di tahap perencanaan sistem. Perbedaannya terletak pada ruang-lingkup tugasnya. Di analisa sistem, ruang lingkup tugasnya adalah lebih terinci. Di analisa sistem ini, penelitian yang dilakukan oleh analis sistem adalah penelitian terinci, sedang di perencanaan sistem sifatnya hanya penelitian pendahuluan

Di dalam tahap analisa sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analis sistem, sebagai berikut:
  1. Identify, yaitu mengidentifikasikan masalah
  2. Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada
  3. Analyze, menganalisis sistem
  4. Report, yaitu membuat laporan hasil analisis.

4.3 TUGAS ANALIS SISTEM MENGIDENTIFIKASI MASALAH

      Mengidentifikasi (mengenal) masalah merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analisis sistem.       Masalah dapat didefinisikan sebagai suatu pertanyaan yang diinginkan untuk dipecahkan. Masalah inilah yang             menyebabkan sasaran dari system tidak dapat dicapai. Oleh karena itu langkah pertama yang harus dilakukan           oleh analis sistem adalah mengidentifikasi terlebih dahulu masalah-masalah yang terjadi.

BAB III KEBIJAKAN DAN PERENCANAAN SISTEM

                                                                                                                                                                                                                     BAB III  
KEBIJAKAN DAN PERENCANAAN SISTEM

3.1.  Definisi Kebijakan dan Perencanaan Sistem
3.1.  Definisi KebijakanSistem
            Kebijakan sistem merupakan landasan dan dukungan dari manajemen puncak untuk membuat  perencanaan                       sistem.

         3.1.2 Definisi Perencanaan Sistem
            Perencanaan Sistem adalah proses membuat sebuah Laporan Perencanaan Sistem yang menggunakan sumber                sistem informasi yang berhubungan dan mendukung tujuan bisnis dan operasi organisasi.
 
        3.2 Proses Perencanaan Sistem
            Proses perencanaan sistem dibagi dalam 3 proses utama yaitu:
            1.  Merencanakan proyek-proyek sistem, meliputi:
            a.Mengkaji tujuan, perencanaan strategi dan taktik perusahaan
            b. Mengidentifikasi proyek-proyek sistem
            c. Menetapkan sasaran proyek-proyek sistem
            d. Menetapkan kendala proyek-proyek sistem
            e. Menentukan prioritas proyek-proyek sistem
            f. Membuat laporan perencanaan sistem
            2. Mempersiapkan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan, meliputi:
                 a. Menunjuk team analis
                 b.Mengumumkan proyek pengembangan sistem
            3. Mendefinisikan proyek-proyek dikembangkan, meliputi:
                a. Melakukan studi kelayakan
                 b.Menilai kelayakan proyek sistem
                 c. Membuat usulan proyek sistem
                 d.Meminta persetujuan manajemen
3.3    Proyek sistem
            Proyek sistem adalah pengembangan sebuah sistem informasi dalam suatu organisasi.
            Contoh: Proyek-proyek sistem yang bisa dikembangkan dalam sebuah Rumah Sakit adalah:
            1.Membuat sistem perancangan pendaftaran pasien baru
            2. Membuat sistem perancangan pemesanan obat-obatan
            3. Membuat sistem perancangan pembayaran gaji karyawan
            4.Membuat sistem perancangan pendaftaran rawat inap
3.4   Studi Kelayakan
            1. Definisi Studi Kelayakan
                      Studi Kelayakan adalah suatu studi yang akan digunakan untuk menentukan apakah pengembangan proyek                        sistem layak diteruskan atau tidak.
            2.Faktor-faktor yang perlu dinilai dalam studi kelayakan
   a.   Ekonomi Kelayakan
                     Ekonomi adalah metode yang paling sering digunakan untuk mengevaluasi efektivitas sistem baru. Lebih dikenal sebagai biaya / manfaat analisis, prosedur ini adalah untuk menentukan manfaat dan penghematan yang diharapkan dari sistem kandidat dan membandingkan mereka dengan biaya. Jika manfaatnya lebih besar daripada biaya, maka keputusan dibuat untuk merancang dan mengimplementasikan sistem. Seorang pengusaha yang akurat harus mempertimbangkan biaya versus manfaat sebelum mengambil tindakan.
                     Biaya studi berbasis: Sangat penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor biaya dan manfaat, yang dapat dikategorikan sebagai berikut: Biaya pengembangan dan Biaya operasi. Ini adalah analisis biaya yang akan dikeluarkan dalam sistem dan manfaat diturunkan keluar dari sistem.
Waktu studi berbasis: Ini adalah analisis dari waktu yang dibutuhkan untuk mencapai pengembalian investasi. Nilai masa depan dari proyek adalah juga merupakan faktor

   b.   Hukum Kelayakan
       Menentukan apakah sistem yang diusulkan konflik dengan persyaratan hukum, misalnya sistem pengolahan data harus sesuai dengan Kis Perlindungan Data setempat

   c.   Operasional Kelayakan
        Kelayakan operasional adalah ukuran dari seberapa baik sistem yang diusulkan memecahkan masalah, dan mengambil keuntungan dari kesempatan yang diidentifikasi selama definisi lingkup dan bagaimana memenuhi persyaratan diidentifikasi dalam tahap analisis persyaratan pengembangan sistem.

     d.   Jadwal Kelayakan
       Sebuah proyek akan gagal jika waktu terlalu lama untuk diselesaikan sebelum berguna. Biasanya ini berarti memperkirakan berapa lama sistem akan mengambil untuk mengembangkan, dan jika dapat diselesaikan dalam jangka waktu tertentu menggunakan beberapa metode seperti payback period. Jadwal kelayakan adalah ukuran seberapa wajar jadwal proyek. Mengingat keahlian teknis kami, adalah tenggat waktu proyek yang wajar? Beberapa proyek yang dimulai dengan tenggat waktu tertentu. Anda perlu menentukan apakah tenggat waktu adalah wajib atau diinginkan.
             
     e.   Pasar dan Kelayakan Real Estate
       Studi Kelayakan Pasar biasanya melibatkan pengujian lokasi geografis untuk proyek pengembangan real estat, dan biasanya melibatkan bidang tanah real estate. Pengembang sering melakukan studi pasar untuk menentukan lokasi terbaik dalam yurisdiksi, dan untuk menguji lahan alternatif untuk paket yang diberikan. Yurisdiksi sering membutuhkan pengembang untuk menyelesaikan studi kelayakan sebelum mereka akan menyetujui permohonan izin untuk ritel, komersial, industri, manufaktur, kantor perumahan, atau dicampur-menggunakan proyek. Kelayakan Pasar memperhitungkan pentingnya bisnis di area yang dipilih.
              
         f.   Sumber Daya Kelayakan
          Hal ini melibatkan pertanyaan seperti bagaimana banyak waktu yang tersedia untuk membangun sistem baru, ketika itu dapat dibangun, apakah itu mengganggu operasi bisnis normal, jenis dan jumlah sumber daya yang dibutuhkan, dependensi.
             
           g.   Budaya Kelayakan
            Pada tahap ini, alternatif proyek yang dievaluasi dampaknya di tingkat lokal dan umum budaya. Sebagai        contoh, faktor lingkungan perlu dipertimbangkan dan faktor-faktor ini menjadi terkenal. Selanjutnya budaya perusahaan bisa berbenturan dengan hasil proyek.
              
          h.   Kelayakan Keuangan
          Dalam kasus proyek baru, viabilitas keuangan dapat dinilai berdasarkan parameter berikut:
            -  Perkiraan total biaya proyek
            -   Pembiayaan proyek dalam hal struktur modal, rasio utang ekuitas dan berbagi promotor dari total biaya
            - Ada investasi oleh promotor di bisnis lain
            - Proyeksi arus kas dan profitabilitasi.       
               
          i.    Produksi
     Studi kelayakan output laporan studi kelayakan, laporan yang merinci kriteria evaluasi, temuan penelitian, dan         rekomendasi.

Jumat, 04 November 2016

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

BAB II :  TINJAUAN UMUM PENGEMBANGAN SISTEM


1.)  Jelaskan Apa yang  dimaksud dengan Pengembangan Sistem dan sebutkan 3 alasan perlu dilakukannya pengembangan sistem.
  A.  Pengertian Pengembangan Sistem Informasi
Pengembangan sistem  adalah penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan    sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.
B.    Alasan / Perlunya Pengembangan Sistem
Sistem lama yang perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal :
1.  Adanya permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul di sistem yang lama.     Permasalahan yang timbul dapat berupa :
a) Ketidakberesan sistem yang lama yang menyebabkan sistem tidak dapat beroperasi sesuai   dengan   yang diharapkan.
        b)  Pertumbuhan organisasi yang berdampak terhadap kebutuhan informasi yang semakin luas,  volume pengolahan data semakin meningkat, perubahan prinsip akuntansi yang baru menyebabkan harus disusunnya sistem yang baru, karena sistem yang lama tidak efektif lagi dan tidak dapat memenuhi lagi semua kebutuhan informasi yang dibutuhkan manajemen.
2.  Untuk meraih kesempatan-kesempatan
Dalam keadaan persaingan pasar yang ketat, kecepatan informasi atau efisiensi waktu sangat   menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan rencana-rencana yang telah disusun untuk meraih kesempatan kesempatan dan peluang-peluang pasar, sehingga teknologi informasi perlu digunakan untuk meningkatkan penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen.
3. Adanya instruksi dari pimpinan atau adanya peraturan pemerintah
 Penyusunan sistem yang baru dapat juga terjadi karena adanya instruksi-instruksi dari atas    pimpinan ataupun dari luar organisasi, seperti misalnya peraturan pemerintah
C. Prinsip Pengembangan sistem
1.      Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen.
2.  Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal besar maka setiap investasi modal  harus mempertimbangkan 2 hal berikut ini :
a.       Semua alternative yang ada harus diinvestigasikan
b.      Investasi yang terbaik harus bernilai.
3.   Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik
4. Tahapan kerja dan tugas-tugas yang baru dilakukan dalam proses pengembangan  sistem
5.  Proses pengembangan sistem tidak harus urut
6. Jangan takut membatalkan proyek
7.  Dokumentasi harus ada untuk  pedoman dalam pengembangan sistem

2). Jelaskan  dan Gambarkan Siklus Hidup Pengembangan Sistem