Minggu, 29 Juli 2018

BAB 2 : ANALISA SISTEM


Sistem Antrian pada Biro Keuangan (Studi Kasus: Universtas Muhammadiyah Cirebon)

      A.     PENDAHULUAN
.                  Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi semakin maju dengan pesat, dampak dari teknologi sangat dibutuhkan dilingkungan masyarakat maupun mahasiswa. Secara umum system informasi untuk pengambilan keputusan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
            Bagian keuangan yang ada pada Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) memfasilitasi pembayaran kuliah melalui bank BNI Syariah, tetapi peminat untuk melakukan transaksi melalui bank kurang diminati. Mahasiswa sendiri lebih menyukai pembayaran secara langsung melalui bagian keuangan yang ada pada kampus 1dan kampus , akibatnya bagian keuangan yang hanya memiliki 1-2 orang petugas terjadi penumpukkan antrian yang tidak tertib. Hamper semua mahasiswa ingin mendahului hal ini berakibat pada mahasiswa yang datang lebih dulu bisa trgeser oleh mahasiswa yang berebut dibagian meja keuangan. Dan pemandangan seperti itu tidak seharusnya terjadi mengingat paa antrian pembayaran itu mahasaiswa dan menampilkan pemandangan yang tidak tertib.
            Banyaknya mahasiswa yang ingin melakukan registrasi maupun pembayaran kuliah sellu terjadi penumpukan menjelang Ujian tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS)hal ini harus ditangani cukup serius agar tidak terjadi kesalahan pada antrian. Menggunakan stuck data agar siapa yang datang lebih dahulu maka ia yang keluar lebih dahulu. Dibuatlah sebuah system aplikasi yang lebih terintegrasi dengan menggunakan PHP (PHP: Hypertext Processor) dan database MySQL. Aplikasi ini mengunakan system komputerisasi berbasis web. Oleh karena itu, dengan dibuatnya system antrian dapat menggantikan antrian secara manual dan dapat mempermudah pekerjaan sehingga tidak ada merasa ada pihak dirugikan dan peningkatan kinerja tidak tersendat dengan beberapa protes mahasiswa yang sedang menunggu.
            Berdasarkan latar belakang dan kejadian yang tidak sepantasnya terjadi maka dibuatlah laporan penelitian pengolahan data yang cepat dan akurat yang berjudul: Sistem Antrian pada Bagian Keuangan (Studi Kasus: Universtas Muhammadiyah Cirebon).
      2.      Identifikasi Masalah
Permasalahan yang dapat diidentifikasi oleh penulis berdasakan latar belakang adalah
sebagai berikut:
1)      Sistem antrian pembayaran di Bagian Keuangan masih menggunakan kertas untuk pemanggian berdasarkan nama dan nim
2)      Mahasiswa berusah menyelipkan kertas paling bawah agar cepat mendapatkan pelaya akademik.

      3.       Rumusan Masalah
Dari identifikasi masalah yang ada, maka penulis merumuskan masalah, sebagai berikut:
a.       Bagaimana membuat system aplikasi yang menggunaan data penginputan secara ofline pada system antrian di Bagian Akademik.
b.      Bagaimana membuat aplikasi yang dapat memudahkan dalam melakukan antrian .
c.       Bagaimana membuat system aplikasi untuk mendata mahasiswa yang melakukan daftar antrian dan tersambung pada komputer petugas Bagian Keuangan.
d.      Bagaimana menghasilkan system informasi yang aman dan akurat.
e.       Bagaimana cara mengimplementasikan desain system menjadi sebuah aplikasi berbasis web yang siap pakai untuk mahasiswa di Universita Muhammadiyah Cirebon dalam melakukan pembayaran .

        4 .      Batasan Masalah
Agar pembahasan masalah yang dilakukan dapat terarah dengan baik dan tidak menyimpang, maka penulis menuliskna garis besar permasalahan dan membatasi masalah yang akan dibahas, yakni:
a.       Sistem informasi ini dibatasi penelitian meliputi:
1)      Input dat pelayanan di Universitas Muhammadiyah Cirebon melalui web
2)      Menyimpan data yang telah diisikan oleh mahasiswa, dan tersambung dari komputer untuk antrian ke komputer petugas Bagian keuangan

       5.      Maksud dan Tujuan Penelitian
a.      Maksud Penelitian
Berdasarkan permasalahan yang diteliti, maka maksud dari penulisan tersebut adalah:
1)      Meminimalisir proses kinerja secara manual dengan melakukan panggilan oeh petugas biro keuangan.
2)      Mempermudah dalam melakukan antrian dan tidak takut merasa dicurangi.
3)      Mengektifkan kinerja bagian keuangan agar tidak merasa terganggu oleh mahasiswa yang berkumpul didepan meja, karena antrian berdasarkan urutan antrian yang terdaftar dalam system.

b.      Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah:
1)      Mempermudah pekerjaan yang dilakukan oleh petugas bagian keuangan.
2)      Membantu mahasiswa dalam melakukan antrian agar tidak merasa dicurangi saat melakukan registrasi.
3)      Meningkatkan pelayan akademik menjdai lebih cepat, dalam penangan pembayaran mahasiswa.

       6.      Manfaat Penelitian
a.      Bagi Penulis
1)      Sebagai penerapan ilmu dan teori yang diperoleh selama melakukan studi di Universitas Muhammadiyah Cirebon.
2)      Dapat memperdalam pengetahuan dan wawasan mahasiswa tentang aplikasi teknologi sebagai penunjang pekerjaan di lapangan.
3)      Dapat melatih diri agar tanggap dan peka dalam menghadapi permasalahan di lingkungan kerja.

b.      Bagi Fakultas Teknik
1)      Sebagai bahan rujukan mahasiswa teknik dalam mengerjakan tugas akhir.
2)      Sebagai bahan referensi mahasiswa teknik dalam mengerjakan tugas akhir.

c.       Bagi Unversitas Muhammadiyah Cirebon
1)      Membantu petugas biro keuangan pada pelayanan registrasi sekaligus menertibkan antrian pada proses pembayaran di biro keuangan


      B.     TINJAUAN PUSTAKA
Sistem Antrian pada Bagian Keuangan (Studi Kasus: Universtas Muhammadiyah Cirebon). Adalah judul dari penelitian yang dilakukan oleh penulis sebagai tolak ukur. Didalam tinjauan pustaka  berisi mengenai referensi atau kutipan-kutipan pada teori atau dari buku maupun jurnal yang memiliki judul maupun isi yang serupa yang dilakukan oleh peneliti.
Didalam penelitian ini penulis mengambil dari beberapa refernsi dari jurnal yang berkaitan dengan penilitan yang dibuat.
            Farkhan (2013), pada skripsinya yang berjudul “Aplikasi Teori Antrian dan Simulasi pada Pelayanan teller Bank” Teori Antrian merupakan studi matematika dari antrian atau garis tunggu. Garis tunggu merupakan fenomena alam yang terjadi bilamana permintaan terhadap suatu pelayanan pada waktu-waktu tertentu melebihi kapasitas pelayanan. Secara umum Periode sibuk dapat digambarkan dengan proses dari sistem antrian dimulai ketika pelanggan tiba, kemudian menunggu, dan akan berakhir ketika pelanggan meninggalkan sistem. Sepanjang periode sibuk selalu ada setidaknya satu pelanggan dalam system. maka akan terjadi antrian, dan perilaku manusia menjadi hal yang tidak terlepas dari masalah antrian ini. Faktor ketidakpastian (randomize) juga sangat berpengaruh dalam sistem pelayanan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengamati sistem yang mengandung faktor ketidak pastian yaitu menggunakan model simulasi. Dan simulasi berusaha mempresentasikan sistem nyata, dengan simulasi memungkinkan untuk dapat mengamati bagaimana sistem model ini berperilaku. Semakin mampu sistem simulasi menirukan sistem nyatanya maka semakin baik model tersebut
            Hasil penelitian yang diperoleh dari tugas akhir ini peneliti menggunakan metode Content Management System (CMS), CMS  merupakan  sebuah  sistem  yang
dapat  membantu  pengguna  dalam mengembangkan  sistem  yang dibutuhkannya. Dengan adanya CMS, maka pengguna  dapat  memilih  CMS  yang  sesuai dengan  kebutuhannya.  Hal  ini  tidak terelakan karena dengan adanya CMS, maka pengguna yang  minim  pengetahuan  tentang pembuatan  sistem  dapat  dengan  mudah mendapatkan  sebuah  sistem  yang  sesuai dengan proses bisnis yang dijalani.
Menurut Robiati (2014), pada skripsinya yang berjudul “Analis Sistem Antrian Seri pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan optimalisasinya” Pada  sistem  antrian,  distribusi  kedatangan  merupakan  faktor  penting yang  berpengaruh  besar  terhadap  kelancaran  pelayanan.  Distribusi  kedatangan terbagi menjadi dua  yaitu (1) kedatangan secara individu (single arrivals)  dan (2) kedatangan  secara  kelompok  (bulk  arrivals).  Kedua  komponen  ini  harus mendapatkan  perhatian  yang  memadai  saat  pendesainan  sistem  pelayanan
Tabel 1. Perbandingan Tinjauan Pustaka
No.
Penulis
Judul
Metode


.
Sepanjang periode sibuk selalu ada setidaknya satu pelanggan dalam system. maka akan terjadi antrian, dan perilaku manusia menjadi hal yang tidak terlepas dari masalah antrian ini. Faktor ketidakpastian (randomize) juga sangat berpengaruh dalam sistem pelayanan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengamati sistem yang mengandung faktor ketidak pastian yaitu menggunakan model simulasi
Perbedaan: dengan menggunakan CMS
2.
Puji Robiati (2014)
Analis Sistem Antrian Seri pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Optimalisasinya
 (Studi Kasus di Puskesmas Ungaran Kabupaten Semarang)
Distribusi  kedatangan terbagi menjadi dua  yaitu (1) kedatangan secara individu (single arrivals)  dan (2) kedatangan  secara  kelompok  (bulk  arrivals)
Perbedaan:  karena bersifat open souerce jad lebih mudah diretas dan sering mendapati update versi terbaru, sehingga hal ini cukup meropatkan apabila dipakai petugas biro keuangan. Jadi dengan menggunakan PHP, aplikasi atau system yang dibuat  bertujuan memudahkan petugas keuangan dengan menggunakan system berbasis php.



        C.     LANDASAN TEORI

1.      HTML
Rozi (2016) Hypertex Markup Languege (HTML) adalah bahasa penkodean yang digunakan untuk membuat halaman web agar bisa ditampilkan melalui browser
2.      Java Script
Rozi (2016) Java script adalah dua bahasa pemrograman yang berbeda. Bersama HTML dan CSS, Javascrip menjadi tiga teknologi paling utama dalam pembuatan konten website. JavaScript sudah didukung oleh berbagai browser modern, sehingga tidak membutuhkan plug-ins apapun
3.      PHP
Rozi (2016) Website modern dewasa ini dirancang menggunakan pemrograman web dan berbasi database. Erbeda dengan JavaScript yang bersifat client side. Script pemrograman web dan databasenya bersifat server side. Jadi, saat pengunjung mengakses sebuah web, maka server di internet akan memproser script pemrogramannya, mengolah database sesuai permintaan, lalu mengirimkan output dalam bentuk dokumen HTML kepada pengunjung.
4.      My SQL
Solichin (2009) MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public License(GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
5.      AJAX
Desrizal (2013) AJAX adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. AJAX, terdiri dari HTML, Javascript, DHTML dan DOM yang kemudian digabungkan dengan bahasa pemograman web di sisi server seperti PHP dan ASP, sehingga membentuk suatu aplikasi berbasis web yang interaktif. AJAX bukanlah bahasa pemograman baru, tetapi adalah teknik baru untuk membuat aplikasi web lebih baik, lebih cepat dan lebih interaktif.


6.      DFD
     Pengertian Data Flow Diagram (DFD) menurut Jogiyanto Hartono adalah :
     “Diagram yang menggunakan notasi simbol untuk menggambarkan arus data system”.

7.      Database Management System (DBMS)
Database Management System(DBMS) DBMS merupakan sebuah sistem yang dapat menyimpan  data agar tidak  bersifat volatiledengan  analisa  –  analisa  yang  telah dilakukan  baik  menggunakan  Entity Relationship  Diagram  maupun menggunakan Class  Diagram dan  berisi koleksi  data  operasional  yang  digunakan oleh  sistem–sistem  aplikasi  suatu perusahaan/organisasi,  sehingga  dapat mendefinisikan,  menciptakan,  menyimpan serta  menyediakan  akses  ke database dan repository-nya. Repository yang terdapat  dalam  DBMS juga dikenal dengan istilah Data Dictionaryyang  berguna  untuk menyimpan  semua metadata untuk  suatu  database termasuk informasi tentang hubungan antar file – file atau tabel – tabel dalam database tersebut. (Shita, 2011).



       D.     RANCANGAN PENELITIAN
Pengertian perancangan menurut (Amin, 2013), suatu prosuder untuk mengkonversi spefikasi logis kedalam sebuah desain yang bertujuan untuk mendapatkan gmbaran dengan jelas apa yang harus di kerjakan. Perancangan ini dilakukan setelah melakukan tahap analisis sistem selesai.
Rancangan penelitian dengan menggunakan flowchart:
 





Rounded Rectangle: Sistem antrianRounded Rectangle: passwordRounded Rectangle: User adminRounded Rectangle: Loggin Perancangan system antrian loggin oleh admin pada web server local













Gambar 1. Tampilan utama pada sitem antrian
Rounded Rectangle: Sistem antrianRounded Rectangle: 10-Feb-2018Rounded Rectangle: 13.00Rounded Rectangle: DateRounded Rectangle: Time Perancangan system antrian mengisikan waktu dan tanggal pada hari system diaktifkan oleh admin pada web server local







Rounded Rectangle: Start
 





Gambar 2  tampilan aplikasi pemanggil antrian oleh admin



Perancangan system pemanggilan nomor antrian oleh admin.
Tampilan antrian pada admin saat pengoperasian system antrian

 


Tabel 1 diagram konteks sistem antrian


Mahasiswa
Biro Keuangan

 





Gambar 3 display ketika admin memanggil mahasiswa untuk melakukan administrasi


Perancangan system antrian mengisikan oleh mahasiswa/ userpada hari system diaktifkan oleh admin pada web server local. Layar monitor bertipe touch screen

Oval: Tekan disini untuk mendapatkan nomor antrian
 










Gambar 4 display untuk mahasiswa agar mendapat nomor antrian

Konteks diagram mahasiswa  untuk system antrian

Oval: Menerima kwitansiOval: Mendapat no antrianOval: Input Nim, Nama &prodiOval: Mahasiswa
Oval: Memberikan KwitansiOval: Cek pembayaranOval: Memanggil antrian



Diagram level 1
Gambar5 dfd system antrian
1.      Use case Diagram
https://lh5.googleusercontent.com/-3vBd1H3eHck/VPYHkuqVyAI/AAAAAAAAAFQ/Fq823viS-Ss/w417-h406-no/use%2Bcase%2Bdiagram%2Byang%2Bdiusulkan.jpg
gambar  Use Case Diagram
Berdasarkan gambar Use case diagram yang diusulkan terdapat :
a)   system, mencakup seluruh kegiatantransaksi pembayaran kuliah padaUniversitas Muhammadiyah Cirebon.
b)   Mahasiswa melakukan kegiatan diantaranya petugas Biro Keuangan dan Mahasiswa
c)   Use Case, yang dilakukan antaralain : menggesekan kartu mahasiswa, mendapatkan nomor antrian, memanggil nomor antrian, mengecek pembayaran , melakukan pembayaran, memberikan kwitansi, menerima kwitansi.
2.   Activity Diagram
https://lh4.googleusercontent.com/-VQwizK4zW0Q/VPYI1__hhGI/AAAAAAAAAFg/zfb-r5LmjtQ/w446-h426-no/activity%2Bdiagram%2Byang%2Bdiusulkan.jpg
            Gambar  Activity Diagram
Berdasarkan gamba Activity Diagram Sistem yang diusulkan terdapat
a)   InisialNode, objek yang diawali.
b)   ActionState, yang dilakukan antara lain : menggesekan kartu mahasiswa, mendapatkan nomorantrian, memanggil nomor antrian, mengecek pembayaran, melakukan pembayaran,memberikan kwitansi, menerima kwitansi.
c)    FinalNode, objek yang diakhiri





3.      Squence Diagram
https://lh5.googleusercontent.com/-HwOZWQnZAYA/VPYKaWGOPII/AAAAAAAAAFw/SJmn1HijnMM/w806-h446-no/Sequence%2Byg%2Bdi%2Busulkan%2Badmin.jpg
Gambar Squence Diagram
Berdasarkan gambar Sequence Diagram diatas :
a.    Mahasiswa yang melakukan kegiatan yaitu admin.
b.   Lifeline yaitu login, home, selanjutnya, lewat, daftar tunggu antrian, daftar selesai antrian, daftar seluruh antrian dan logout.
c.    Message (pesan) antara lain melakukan login dengan membuka browser terlebih dahulu verifikasi, konfirmasi username dan password salah, home, pilih selanjutnya atau lewat,view daftar tunggu antrian, view daftar antrian selesai, view daftar seluruh antrian dan logout.

E.     METODELOGI PENELITIAN
1.                   Objek Penelitian
Penelitian ini dilakukan karena belum terciptanya system antrian pada bagian keuangan di Universita Muhammadiyah Cirebon yang mengakibatkan system antrian manual tidak berjalan dengan lancar, system antrian biasanya dilakukan dengan menggunakan First In First Out (FIFO) tetapi dengan cara antri manual yang terjadi justru Last In First Out (LIFO)


2.                   Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan suatu cara untuk menyelesaikan permasalahan atau penelitian yang dibahas oleh peneliti dengan menggunakan metode yang tepat, agar memperoleh data dan informasi yang diterima menjadi efektif dan mencakup semua permasalahan yang dihadapi  dan dapat teratasi dengan metode yang tepat melalui studi kasus bahwa penelitian dilakukan pada suatu objek penelitian
3.                   Analisis Data
 Metode yang digunakan untuk membangun system anrian ini adalah model waterfall. Model sequential Linear atau lebih dikenal dengan sebutan classic life cycle atau waterfall.
a)      Sistem Enginering
Sebelum system dibuat engineering adalah tahapan awal untuk melakukan sebuah metode penelitian. Tahapan pertama yang dilakukan oleh seorang peneliti ini adalah teknik pengumpulan data, dimana penulis melakukan pengumpulan data dengan cara penelitian kepustakaan, dan observasi
b)      Sistem analis
Analis merupakan tindak lanjut dari sebuah pengumpulan data, dimana system analis menggunaka diagram ali data. Pada tahap ini menentukan solusi dari sebuah penelitian, diantaranya:
1)      Menganalisis mahasiswa yang sedang melakukan administrasi pada biro keuangan.
2)      Melakukan analisa sebuah system yang sedang berjalan secara manual sehingga dapat dijadikan sebuah refensi untuk membuat system baru.
c)      Design
Dengan Data flow Diagram (DFD) perancangan system yang akan dibuat menjadi lebih mudah, karena DFD juga memiliki entitas yang saling terhubung satu sama lain. Sehingga akan terbuat konsep perancagan yang akan dibuat seperti:
1)      Merancang semua model system yang akan digunakan untuk peneliitian

d)     Coding
Setelah menentukan desain perancangan sebuah system maka dibuatlah program, melalui bahasa pemrograman, diantaranya:
1)      Menuliskan atau memasukkan kode program yang lebih rinci, adapun software developer menggunakan bahasa emrograman PHP Cake
e)      Testing
Pengujian testing adalah tahapan atau ujian dalam pembuatan modul yang dibuat. Banyak cara untuk melakukan pegujian seperti alpha testing, beta testing, black box testing, white box testingdan lain sebagainya. Pengujian testing ini berfungsi sebagai:
1)      Mematiskan desain interface sesuai kebutuhan.
2)      Memastikan program tidak ada kerancuan yang muncul dalam desain interface dan kesalahan logika, agar system tidak mendapati  program error.
f)       Maintenance
Tahapan akhir dala sebuah pembuatan aplikasi, dimana perangkat lunak harus dilakukan oleh user seperti:
1)      Melakukan penjadwaan pengecekan software yang ada pada system, pemeliharaan diakukan secara rutin.

F.     SISTEMATIKA PENULISAN
BAB 1              : PENDAHULUAN
            Pada bab ini berisi latar belakang, identifikasi masalah, rumusan masalah, batasan masalah, maksud dan tujan, manfaat penelitian, metode dan teknik penelitian, dan tempat dan waktu penelitian
BAB II             : TINJAUAN PUSTAKA
          Pada bab ini berisikan tema atau pembahasan dar berbagai referensi yang berkaitan dengan topic penelitian yang kita buat.
BAB III            :LANDASAN TEORI
          Pada bab ini landasan teori berisikan terkait teori utama penelitian, perancangan system dan perangkat lunak yang digunakan.

BAB IV          : ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
Pada bab ini analisis dan perancangan system serta deskripsi dari hasil analis, dengan perancangan system system berisi  rancangan data, rancangan tampilan dari sebuah system.
BAB V             : METODELOGI PENELITIAN
          Pada bab ini menguraikan metode-metode dalam kebutuhan penelitian, yaitu metode yang digunakan antara lain analisi data, kepustakaan dan lapangan.
BAB VI            : KESIMPULAN DAN SARAN
          Pada bab ini menerangkan bahwa kesimpulan diambil dari hasil penelitian perancangan system antrian. Serta saran untuk penyempurnaan penelitian untuk peneliti selanjutnya
G.    JADWAL PENELITIAN
Penelitian yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Cirebon jalan Tuparev No.70 Kedawung Cirebon dan waktu penelitia dilaksanakan dari bulan November 2017 sampai dengan bulan Februari 2018. Adapun perincian pelaksanaan penelitian seperti pada tabel 2 Waktu Penelitian.

Tabel 2 Waktu Penelitian
No.
Tahapan

Juli



Agustus



September



Oktober





2018



2018



2018



2018




1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Pengumpulan

















Data
















2
Perancangan

















Sistem
















3
Pembuatan

















Sistem
















4
Pengujian

















Sistem
















5
Implementasi

















Sistem
















6
Penulisan


















Laporan



















0 komentar:

Posting Komentar