Minggu, 29 Juli 2018
BAB 3 : DESAIN INPUT SECARA TERINCI
DESAIN
SISTEN SECARA TERINCI
A. DESAIN INPUT TERINCI
Masukan
(input) merupakan awal dimulainya proses informasi. Bahan mentah dari informasi
adalah data yang terjadi dari transaksi – transaksi yang dilakukan oleh organisasi.
Data hasil dari transaksi merupakan masukan untuk sistem informasi.
Dokumen
dasar merupakan formulir yang digunakan untuk menangkap (capture) data yang
terjadi. Data yang sudah dicatat di dokumen dasar kemudian dimasukkan sebagai
input ke sistem informasi untuk diolah.
a. Dokumen dasar.
Dokumen dasar merupakan formulir yang
digunakan untuk menangkap data. Data yang telah ditangkap dimasukkan kekomputer
sebagai input Sistem informasi. Dokumen dasar dapat membantu dalam penanganan
arus data sebagai berikut:
1. Dapat menunjukkan macam data yang
dikumpulkan dan ditangkap.
2. Data dapat dicatat dengan jelas,
konsisten dan akurat.
3. Dapat mendorong lengkapnya data.
4. Bertindak sebagai pendistribusian
data.
5. Dokumen dasar dapat membantu didalam
pembutktian terjadinya suatu transaksi yang sah.
6. Dokuemen dasar dapat digunakan
sebagai cadangan atau pelindung dari file-file computer.
Adapun untuk keperluan tersbut maka
dokuemn dasar harus dirancang dengan baik dengan memperhatikan hal-hal sebagi
berikut:
- Kertas yang digunakan
- Ukuran Dokumen
dasar
- Warna yang digunakan
- Judul Dokumen dasar
- Nomer dokuemen dasar
- Nomor urut dokuemn dasar.
- Nomer dan jumlah halaman
- spasi yang baik.
- Pembagian area yang baik.
- Caption.
MENGATUR TATA LETAK ISI INPUT
BAB 2 : ANALISA SISTEM
Sistem Antrian pada
Biro Keuangan (Studi Kasus: Universtas Muhammadiyah Cirebon)
A.
PENDAHULUAN
. Latar Belakang Masalah
Perkembangan
teknologi semakin maju dengan pesat, dampak dari teknologi sangat dibutuhkan
dilingkungan masyarakat maupun mahasiswa. Secara umum system informasi untuk
pengambilan keputusan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Bagian keuangan yang ada pada Universitas Muhammadiyah
Cirebon (UMC) memfasilitasi pembayaran kuliah melalui bank BNI Syariah, tetapi
peminat untuk melakukan transaksi melalui bank kurang diminati. Mahasiswa
sendiri lebih menyukai pembayaran secara langsung melalui bagian keuangan yang
ada pada kampus 1dan kampus , akibatnya bagian keuangan yang hanya memiliki 1-2
orang petugas terjadi penumpukkan antrian yang tidak tertib. Hamper semua
mahasiswa ingin mendahului hal ini berakibat pada mahasiswa yang datang lebih
dulu bisa trgeser oleh mahasiswa yang berebut dibagian meja keuangan. Dan
pemandangan seperti itu tidak seharusnya terjadi mengingat paa antrian
pembayaran itu mahasaiswa dan menampilkan pemandangan yang tidak tertib.
Banyaknya mahasiswa yang ingin melakukan registrasi
maupun pembayaran kuliah sellu terjadi penumpukan menjelang Ujian tengah
Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS)hal ini harus ditangani cukup
serius agar tidak terjadi kesalahan pada antrian. Menggunakan stuck data agar
siapa yang datang lebih dahulu maka ia yang keluar lebih dahulu. Dibuatlah
sebuah system aplikasi yang lebih terintegrasi dengan menggunakan PHP (PHP:
Hypertext Processor) dan database MySQL. Aplikasi ini mengunakan system
komputerisasi berbasis web. Oleh karena itu, dengan dibuatnya system antrian
dapat menggantikan antrian secara manual dan dapat mempermudah pekerjaan
sehingga tidak ada merasa ada pihak dirugikan dan peningkatan kinerja tidak
tersendat dengan beberapa protes mahasiswa yang sedang menunggu.
Berdasarkan latar belakang dan kejadian yang tidak
sepantasnya terjadi maka dibuatlah laporan penelitian pengolahan data yang
cepat dan akurat yang berjudul: Sistem Antrian pada Bagian Keuangan (Studi
Kasus: Universtas Muhammadiyah Cirebon).
2. Identifikasi
Masalah
Permasalahan
yang dapat diidentifikasi oleh penulis berdasakan latar belakang adalah
sebagai berikut:
1)
Sistem
antrian pembayaran di Bagian Keuangan masih menggunakan kertas untuk pemanggian
berdasarkan nama dan nim
2)
Mahasiswa
berusah menyelipkan kertas paling bawah agar cepat mendapatkan pelaya akademik.
3. Rumusan
Masalah
Dari
identifikasi masalah yang ada, maka penulis merumuskan masalah, sebagai
berikut:
a.
Bagaimana
membuat system aplikasi yang menggunaan data penginputan secara ofline pada
system antrian di Bagian Akademik.
b.
Bagaimana
membuat aplikasi yang dapat memudahkan dalam melakukan antrian .
c.
Bagaimana
membuat system aplikasi untuk mendata mahasiswa yang melakukan daftar antrian
dan tersambung pada komputer petugas Bagian Keuangan.
d.
Bagaimana
menghasilkan system informasi yang aman dan akurat.
e.
Bagaimana
cara mengimplementasikan desain system menjadi sebuah aplikasi berbasis web
yang siap pakai untuk mahasiswa di Universita Muhammadiyah Cirebon dalam
melakukan pembayaran .
4 . Batasan
Masalah
Agar
pembahasan masalah yang dilakukan dapat terarah dengan baik dan tidak
menyimpang, maka penulis menuliskna garis besar permasalahan dan membatasi
masalah yang akan dibahas, yakni:
a.
Sistem
informasi ini dibatasi penelitian meliputi:
1)
Input
dat pelayanan di Universitas Muhammadiyah Cirebon melalui web
2)
Menyimpan
data yang telah diisikan oleh mahasiswa, dan tersambung dari komputer untuk
antrian ke komputer petugas Bagian keuangan
5. Maksud
dan Tujuan Penelitian
a. Maksud
Penelitian
Berdasarkan
permasalahan yang diteliti, maka maksud dari penulisan tersebut adalah:
1)
Meminimalisir
proses kinerja secara manual dengan melakukan panggilan oeh petugas biro
keuangan.
2)
Mempermudah
dalam melakukan antrian dan tidak takut merasa dicurangi.
3)
Mengektifkan
kinerja bagian keuangan agar tidak merasa terganggu oleh mahasiswa yang
berkumpul didepan meja, karena antrian berdasarkan urutan antrian yang
terdaftar dalam system.
b. Tujuan
Penelitian
Berdasarkan
rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah:
1)
Mempermudah
pekerjaan yang dilakukan oleh petugas bagian keuangan.
2)
Membantu
mahasiswa dalam melakukan antrian agar tidak merasa dicurangi saat melakukan
registrasi.
3)
Meningkatkan
pelayan akademik menjdai lebih cepat, dalam penangan pembayaran mahasiswa.
6. Manfaat
Penelitian
a. Bagi
Penulis
1)
Sebagai
penerapan ilmu dan teori yang diperoleh selama melakukan studi di Universitas
Muhammadiyah Cirebon.
2)
Dapat
memperdalam pengetahuan dan wawasan mahasiswa tentang aplikasi teknologi
sebagai penunjang pekerjaan di lapangan.
3)
Dapat
melatih diri agar tanggap dan peka dalam menghadapi permasalahan di lingkungan
kerja.
b. Bagi
Fakultas Teknik
1)
Sebagai
bahan rujukan mahasiswa teknik dalam mengerjakan tugas akhir.
2)
Sebagai
bahan referensi mahasiswa teknik dalam mengerjakan tugas akhir.
c. Bagi
Unversitas Muhammadiyah Cirebon
1)
Membantu
petugas biro keuangan pada pelayanan registrasi sekaligus menertibkan antrian
pada proses pembayaran di biro keuangan
BAB 1
BAB 1
Konsep Dasar Sistem Informasi
Konsep
dasar Sistem adalah meliputi dari berbagai aspek dan sudut pandang yang
berbeda-beda sesuai dengan keterangan dalam hal-hal yang berkaitan dengan
sistem memiliki ciri dan karakteristik sebagai berikut :
Konsep Dasar Sistem Informasi
A. Pengertian Sistem
Definisi sistem yang menekankan pada
prosedurnya
Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari
prosedur-prosedur yang saling berhubungan berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau untuk melakukan suatu sasaran tertentu (jerry
Fitz, dkk “Fundamental of System Analysis”).
Komponen-komponen atau sub-sub sistem dalam suatu sistem
tidak dapat berdiri lepas sendiri-sendiri. komponen atu sub saling berinteraksi
dan saling berhubungan dan membentuk suatu kesatuan sehingga tujuan atau
sasaran sistem tersebut dapat tercapai.
C. Sifat Dan Karakteristik Sistem
1. Komponen Sistem (Components)
Suatu sistem terdapat atas sejumlah komponen yang
berinteraksi atau berkomunikasi yang artinya saling bekerja sama membentuk satu
kesatuan.
2. Batas Sistem (Boundary)Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu
sistem satu dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas
suatu sistem menunjukan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebut.
3. Lingkungan Luar Sistem (Environments)
LIngkungan
luar adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
4. Penghubung Sistem (Interface)
Penghubung
merupakan media antara suatu subsistem dengan subsistemyang lainya, Dengan
penghubung satu subsistem yang lainya membentuk satu kesatuan.
5. Masukan Sistem (Input)
Masukan adalah
energi yang di masukan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan
(maintenance input) dan masukan signal (signal input).
6. Keluaran Sistem (Output)
Keluaran
adalah hasil dari energi yang diolah dan di klasifikasikan menjadi keluaran
yang berguna dan sisa Pembuagan.
7. Pengelolaan Sistem (Process)
Suatu
Sistem dapat mempunyai bagian pengelolaan yang akan merubah masukan menjadi
keluaran.
8. Sasaran Sistem (Objectives) atau tujuan
(Goal)
Suatu
sistem pasti mempunyai sasaran atau tujuan. jika sistem yang tidak mempunyai
tujua dan sasaran maka operasi sistem tidak akan ada gunaya, sasaran dari sistem
sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan
di hasilkan sistem. suatu sistem akan di katakan berhasil jika mengenai sasaran
atau tujuan.
Gambar
Karakteristik Suatu Sistem
D. Klasifikasi Sistem

