PENGEMBANGAN PEMROGRAMAN TERSETRUKTUR
Pengertian
Pemrograman Terstruktur
Pemrograman Terstruktur merupakan suatu
tindakan untuk membuat program yang berisi instruksi-instruksi dalam bahasa
komputer yang disusun secara logis dan sistematis supaya mudah dimengerti, mudah
dites, dan mudah dimodifikasi.
Pemrograman
terstruktur adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai
kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil
dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda
untuk setiap pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman
yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program
terstruktur. Sedangkan Prosedur adalah bagian dari program untuk melakukan operasi-operasi
yang sudah ditentukan dengan menggunakan parameter tertentu.
Sejarah
Metodologi Pemrograman
Ide pemrograman terstruktur pertama kali diungkapkan
oleh Prof Edsger Djikstra dari Universitas Eindhoven sekitar tahun 1965. Dalam
papernya, Djikstra mengusulkan peniadaan perintah GOTO pada pemrograman
terstruktur. Berbeda dengan pendapat HD Millis yang mengungkapkan bahwa
pemrograman terstruktur tidak tergantung pada ada tidaknya GOTO tetapi lebih
pada struktur program itu sendiri. Dari pernyataan keduanya, memberikan
gambaran tidak adanya definisi yang jelas untuk pemrograman terstruktur. Tetapi
dapat digaris bawahi bahwa pemrograman terstruktur merupakan suatu proses untuk
mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk
program.
Alasan
Pemrograman Terstruktur ialah
– Krisis
metode pengembangan
– Kemampuan
tenaga programmer tertinggal
– Sulitnya
modifikasi program jika ada kesalahan atau perubahan
– Sulitnya
modifikasi kode program karena tidak terstruktur dengan baik
Manfaat
Pemrograman Terstruktur
– Dapat
menangani program yang besar dan komplek
– Dapat
menghindari konflik internal team
– Membagi
kerja team berdasarkan modul-modul program yang sudah dirancang
– kemajuan
pengerjaan sistem dapat dimonitor dan dikaji
Ciri – ciri
Program Terstruktur (Good Program)
– Run
correctly (Program handal)
– Run
efficiently (Program menjadi sederhana / tidak rumit)
– Be easy to
read and understand (Mudah dibaca dan ditelusuri)
– Be easy to
debug (Program mudah ditelusuri kesalahannya)
– Be easy to
modify (Program mudah dimodifikasi)
Tujuan dari
pemrograman terstruktur adalah
1. Meningkatkan kehandalan suatu
progam,
2. Program mudah dibaca dan ditelusuri,
3. Menyederhanakan kerumitan program,
4. Pemeliharaan program, dan
5. Meningkatkan produktivitas
pemrograman.
Pemrograman
terstruktur bercirikan:
1. Mengandung teknik pemecahan yang
tepat dan benar,
2. Memiliki algoritma pemecahan masalah
yang sederhana, standar dan efektif,
3. Memiliki struktur logika yang benar
dan mudah dipahami,
4. Terdiri dari 3 struktur dasar yaitu
urutan, seleksi dan perulangan,
5. Menghindari penggunaan GOTO,
6. Biaya pengujian rendah, Source
Program penterjemah Machine Languages Komputer dan Pemrograman
7. Memiliki dokumentasi yang baik,
8. Biaya perawatan dan dokumentasi yang
dibutuhkan rendah.
Langkah-langkah
untuk membuat program yang baik dan terstruktur adalah:
1.MendefinisikanMasalah
2. Menentukan Solusi
3. Memilih Algoritma
4. Menulis Program
5. Menguji Program
6. Menulis Dokumentasi
7. Merawat Program
8. Pengenalan Komputer
1.MendefinisikanMasalah
2. Menentukan Solusi
3. Memilih Algoritma
4. Menulis Program
5. Menguji Program
6. Menulis Dokumentasi
7. Merawat Program
8. Pengenalan Komputer
Langkah –
Langkah Pengembangan Program
1. Definisikan masalah (Batasan
masalah)
2. Rancang outline pemecahan masalah
(Pengembangan model)
3. Buat algoritma berdasarkan outline
pemecahan masalah
4. Test algoritma (Perbaikan algoritma)
5. Coding (Pemrograman dan pengujian
program)
6. Execute (Running)
7. Dokumentasi dan pemeliharaan
1. Definisi
Masalah
a. Keluaran
(Output)
b. Masukan (Input)
c. Proses (Proces)
2. Outline
Pemecahan Masalah (Pengembangan model)
a. Buat
langkah – langkah proses (modul/proses apa saja yang terjadi pada menu utama
dan sub menu)
b. Buat
rincian/detail Proses (masing-masing submenu akan mengerjakan berapa
modul/proses, setiap modul/proses yang terjadi berinteraksi dengan berapa file
dan file apa saja )
c. Tentukan
Variable dan record (dalam setiap proses (modul), baik variabel lokal maupun
variabel global)
d. Tentukan
struktur kontrol (urut, pengulangan, kondisi), berapa bentuk struktur kontrol
yang terlibat dalam satu proses, dan jenis strukturnya apa saja dan berapa
banyak
Metode
Pemrograman Terstruktur
Pemrograman
terstruktur memakai metode pengembangan Top-Down.
Perancangan program dilakukan secara Modular.
·
Pengembangan Top-Down
Pengembangan
yang dimulai dari langkah yang global lebih dahulu, yang kemudian diperluas
lagi sehingga didapat langkah rinci
·
Modular
Perancangan
program dilakukan dalam bentuk modul-modul
Teorema Pada
Pemrograman Terstruktur
1. Sequence
Tiap
instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya
Contoh :
Perintah A
Perintah B
Perintah
C
2. Selection
Instruksi
akan dikerjakan jika kondisi tertentu dipenuhi
Contoh
:
Penggunaan
IF-THEN-ELSE
Penggunaas
CASE
3. Repetition
Instruksi
dikerjakan berulang – ulang sampai suatu kondisi dicapai.
Contoh
:
Penggunaan
DO WHILE
Penggunaan
REPEAT – UNTIL
a. Modular Programming
b. Membuat Modul :
Membuat Modul dalam bahasa C++ adalah dengan fungsi.
Fungsi ada 2 macam :
a. Modular Programming
b. Membuat Modul :
Membuat Modul dalam bahasa C++ adalah dengan fungsi.
Fungsi ada 2 macam :
1.
Fungsi yang
tidak bernilai
2.
Fungsi yang
bernilai
·
Fungsi yang tidak bernilai
Format :
Nama_fungsi([tipe par1, ….])
{
pernyataan / instruksi;
}
Nama_fungsi([tipe par1, ….])
{
pernyataan / instruksi;
}
·
Fungsi yang bernilai
Format :
tipe hasil Nama_fungsi([tipe par1, ….])
{
pernyataan / instruksi;
}
Cara memanggil modul dari program utama :
void main()
{
Nama_fungsi([par1, ….])
}
Contoh :
1. Fungsi yang tidak bernilai
#include <iostream.h>
// modul membuat garis
void garis() {
for (i=0; i<49; i++) cout << ‘-‘;
cout << endl;
}
// modul membuat judul
void judul() {
int i;
cout << “\t\tDAFTAR BUKU”<< endl; // \t = tabulasi
garis();
cout <<”Judul Buku”<<”\t\tPengarang”<< endl;
garis();
}
// program utama (main)
void main() {
judul(); // memanggil modul judul
}
Contoh :
2. Fungsi yang bernilai
Modul menghitung Luas_segitiga
Cara I :
// modul menghitung luas segita
float Luas_sgt(float alas, float tinggi)
{
return (alas * tinggi / 2); //pengembalian nilai dgn
// return
}
// program utama (main)
void main() {
float A, T;
cout <<”Data Alas : “; cin >> A;
cout <<”Data Tinggi : “; cin >> T;
cout <<”Luas segi tiga : “ << Luas_sgt(A,T)<<endl;
}
tipe hasil Nama_fungsi([tipe par1, ….])
{
pernyataan / instruksi;
}
Cara memanggil modul dari program utama :
void main()
{
Nama_fungsi([par1, ….])
}
Contoh :
1. Fungsi yang tidak bernilai
#include <iostream.h>
// modul membuat garis
void garis() {
for (i=0; i<49; i++) cout << ‘-‘;
cout << endl;
}
// modul membuat judul
void judul() {
int i;
cout << “\t\tDAFTAR BUKU”<< endl; // \t = tabulasi
garis();
cout <<”Judul Buku”<<”\t\tPengarang”<< endl;
garis();
}
// program utama (main)
void main() {
judul(); // memanggil modul judul
}
Contoh :
2. Fungsi yang bernilai
Modul menghitung Luas_segitiga
Cara I :
// modul menghitung luas segita
float Luas_sgt(float alas, float tinggi)
{
return (alas * tinggi / 2); //pengembalian nilai dgn
// return
}
// program utama (main)
void main() {
float A, T;
cout <<”Data Alas : “; cin >> A;
cout <<”Data Tinggi : “; cin >> T;
cout <<”Luas segi tiga : “ << Luas_sgt(A,T)<<endl;
}
·
Keterangan :
–
Variable A dengan alas à 2 variabel yang berbeda
– Variable T dengan tinggi à 2 variabel yang berbeda
– Luas_sgt(A,T) cara pemanggilan fungsi, yang akan menghasilkan nilai dari fungsi Luas_sgt
Contoh :
Fungsi yang bernilai
Modul menghitung Luas_segitiga
Cara II :
// modul menghitung luas segita
Luas_sgt(float &alas, float &tinggi, float &luas)
{
luas = alas * tinggi / 2;
}
// program utama (main)
void main() {
float alas, tinggi,luas;
cout <<”Data Alas : “; cin >> alas;
cout <<”Data Tinggi : “; cin >> tinggi;
Luas_sgt(alas, tinggi, luas);
cout <<”Luas segi tiga : “ << luas<<endl;
}
– Variable T dengan tinggi à 2 variabel yang berbeda
– Luas_sgt(A,T) cara pemanggilan fungsi, yang akan menghasilkan nilai dari fungsi Luas_sgt
Contoh :
Fungsi yang bernilai
Modul menghitung Luas_segitiga
Cara II :
// modul menghitung luas segita
Luas_sgt(float &alas, float &tinggi, float &luas)
{
luas = alas * tinggi / 2;
}
// program utama (main)
void main() {
float alas, tinggi,luas;
cout <<”Data Alas : “; cin >> alas;
cout <<”Data Tinggi : “; cin >> tinggi;
Luas_sgt(alas, tinggi, luas);
cout <<”Luas segi tiga : “ << luas<<endl;
}
·
Keterangan :
–
Variable &alas à berisi alamat dari variabel alas
– Variable &tinggi à berisi alamat dari variabel tinggi
– Luas_sgt(alas,tinggi,luas) cara pemanggilan fungsi, yang akan menghasilkan nilai dari variable luas melalui alamat (passing parameter by location)
– Variable &tinggi à berisi alamat dari variabel tinggi
– Luas_sgt(alas,tinggi,luas) cara pemanggilan fungsi, yang akan menghasilkan nilai dari variable luas melalui alamat (passing parameter by location)
Perbedaan
Pemrograman Terstruktur dan Pemrograman Berorientasi Objek
OOP
(Object-Oriented Programming)
Pemrograman
berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP)
merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data
dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek.
Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima
pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.
Bahasa
pemrograman yang mendukung OOP antara lain:
A. Java OOP (Object Oriented
Progaming-program berorientasi object)
1. Sejarah
Java mulai dirilis pada tahun 1990 sebagai bahasa program yang disebut Oak, kemudian Sun MycroSystem mendirikan kelompok kerja yang terdiri atas para programmer handal untuk membuat produk dan memperluas pasar Sun. Oak didesain pertama kali untuk personal digital assistance yang disebut *7 yang akan dipasarkan Sun dengan fasilitas Graphical User Interface.
Ternyata *7 tidak pernah dipasarkan dan secara kebetulan Sun membentuk suatu perusahaan yang disebut Firstperson untuk mengembangkan *7 dalam bentuk TV set-top boxes untuk televisi interaktif. Karena persaingan begitu ketat akhirnya prospek TV interaktif menurun dan akhirnya Oak tidak laku di pasaran. Akan tetapi FirstPerson dan Oak mengalami kegagalan. bermunculan para perintis internet khususnya World Wide Web seperti Netscape membuat software yang memungkinkan terjadinya koneksi antara internet dengan www. Sun akhirnya menyadari bahwa Oak memiliki kemungkinan besar untuk membuat jalur akses ke dunia web.
2. Aplikasi
Bahasa Java
- Pemrograman jaringan
- Pembuatan aplikasi berbasis
windows
- Program untuk membuat web
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan Bahasa Java :
Kelebihan Bahasa Java :
- Sederhana dan ampuh, java
menyediakan sarana untuk membuat program (applet) yang berjalan pada web
browser. Programmer dapat menggunakan applet kecil yang aman, dinamik,
lintas platform, aktif dan siap dijalankan di jaringan.
- Aman, java dirancang dengan
konsep keamanan internet.
- Berorientasi objek, java tidak
diturunkan bahasa pemrogaman manapun. Java memiliki keseimbangan yang
menyediakan mekanisme peng-class-an sederhana dengan model antarmuka dinamik
yang intuitif hanya jika diperlukan.
- Kokoh, java membatasi
programmer dengan memberi kunci supaya progamer dapat menemukan kesalahan
lebih cepat saat mengembangkan program.
- Interaktif, java dirancang
untuk menciptakan program jaringan yang interaktif.
- Netral terhadap berbagai
arsitektur, java mampu berjalan dalam platform apapun seperti PC, UNIX,
Macintosh, dll.
- Mudah dipelajari karena
bersifat sederhana.
- Mendukung koneksi ke database.
Kekurangan bahasa Java :
- Java memiliki kecepatan yang
kurang dari bahasa C ++.
- Implementasi J2ME tidak global.
Misalnya, J2ME untuk Motorola dengan J2ME untuk Sony Ericson tidak sama.
Berbeda lagi J2ME untuk Nokia. Setiap produk selalu mempunyai modul
tersendiri yang dinilai aneh penerapannya dan harus di-compile dengan
modul yang berbeda-beda.
- Java memakan banyak memori
computer.
- Java merupakan bahasa yang
kompleks dan susah dipelajari.
- Program yang dibuat oleh bahasa
ini lebih lambat disbanding program yang dibuat dengan bahasa lain seperti C atau C++.
B. Pascal (bahasa Pemrograman)
1. Sejarah
Pascal dibuat pertama kali oleh Prof. Niklaus Wirth, seorang anggota International Feeration of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. pascal berasal dari nama matematikawan yaitu Blaise Pascal. Pascal digunakan untuk mengenalkan pemrograman
Pascal dibuat pertama kali oleh Prof. Niklaus Wirth, seorang anggota International Feeration of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. pascal berasal dari nama matematikawan yaitu Blaise Pascal. Pascal digunakan untuk mengenalkan pemrograman
terstruktur.
2. Aplikasi
Bahasa Pascal
·
Pascal
dipakai sebagai landasan pembuatan kode perangkat lunak Delphi (berbasis
windows).
·
Pascal
dipakai sebagai landasan pembuatan kode perangkat lunak Kylix (berbasis Linux).
3. Kelebihan
dan kekurangan
Kelebihan bahasa Pascal :
Kelebihan bahasa Pascal :
·
Tipe data
standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia bahasa pemrogaman. Pascal
memiliki tipe data standar Boolean, integer, char, real, string.
·
User defined
data types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe
data standar.
·
Strongly-typed,
programmer harus menentukan tipe data dari suatu variable dan variable tersebut
tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain format yang
ditentukan.
·
Terstruktur,
memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi
fungsi-fungsi kecil (procedur dan function) yang dapat dipergunakan
berulang-ulang.
·
Sederhana
dan ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa
manusia (bahasa inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Kekurangan
bahasa Pascal :
·
Versi awal
Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata yang
terbatas.
·
Sintaks
Pascal terlalu bertele-tele.
·
Tidak
mendukung pemrograman berorientasi objek.
·
Pascal tidak
fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang
besar.
C. C++
1. Sejarah
Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup tahun 1983 di Lab Bell. C++ merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek menggunakan kaidah bahasa.
2. Aplikasi bahasa C++
Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup tahun 1983 di Lab Bell. C++ merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek menggunakan kaidah bahasa.
2. Aplikasi bahasa C++
·
Sebagai
bahasa pemrograman di Windows, UNIX, Linux.
·
Visual C++
dapat dibuat aplikasi apa saja seperti database.
·
Bahasa untuk
pembuatan system operasi, game, system kendali,pembuatan aplikasi
·
Untuk
membuat bahasa baru atau membuat compiler bahasa baru
·
Untuk
menulis komponen dan file-file pustaka bahasa lain
3. Kelebihan
dan Kekurangan
Kelebihan :
Kelebihan :
·
Merupakan
induk dari bahasa pemrograman perl, php, phyton, visual basic, gambas, java,
C#.
·
Compiler
bahasa C++ terdapat di semua platform.
·
Untuk
pengembangan visual dijejali dengan platform yang sangat banyak seperti OWL,
MFC, Cocoa, QT, GTK, dll.
·
Merupakan
pemrograman berorientasi objek.
Kekurangan :
·
Bahasa ini
cukup sulit untuk dipel;ajari dan dipahami.
·
Banyaknya
operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan
pemakai.
·
Bagi pemula
pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer
D. Microssoft Visual Basic.Net
1. Sejarah
BASIC adalah beginner all-purpose symbolic instruction code dikembangkan tahun 1965 di Darmouth College oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. Awalnya ditujukan untuk pengajaran dasar pemrogaman computer.
2. Aplikasi bahasa Basic
BASIC adalah beginner all-purpose symbolic instruction code dikembangkan tahun 1965 di Darmouth College oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. Awalnya ditujukan untuk pengajaran dasar pemrogaman computer.
2. Aplikasi bahasa Basic
·
Landasan
pemrograman Visual Basic dan visual basic for application.
·
Bahasa
pemrograman pada banyak produk Microsoft seperti untuk administrasi dan
otomatisasi batch skrip, windowskrip house.
·
Untuk
pembuatan program kid Basic, FreeBasic, dan Gambas.
3. Kelebihan
dan Kekurangan
Kelebihan :
Kelebihan :
·
Bahasa Basic
tergolong bahasa serbaguna dan dapat digunakan di aplikasi apa saja.
Kekurangan :
·
Bahasanya
kurang terstruktur.
·
Tidak cocok
untuk membuat aplikasi besar.
·
Sintaksnya
penuh dengan GOTO yang menyesatkan.
·
Bahasa ini
merupakan bahasa yang primitif di era DOS.
E. PHP
1. Sejarah
PHP adalah bahasa pemrogaman web atau scripting language yang didesain untuk web. PHP dibuat pertama kali oleh Rasmus Lerdford untuk menghitung jumlah pengunjung pada homepagenya pada akhir tahun 1994. PHP terus berkembang dari PHP 1 yang ditulis ulang Rasmus dalam bahasa C pada tahun 1995 sampai PHP 4 yang diluncurkan tanggal 22 Mei 2000.
PHP adalah bahasa pemrogaman web atau scripting language yang didesain untuk web. PHP dibuat pertama kali oleh Rasmus Lerdford untuk menghitung jumlah pengunjung pada homepagenya pada akhir tahun 1994. PHP terus berkembang dari PHP 1 yang ditulis ulang Rasmus dalam bahasa C pada tahun 1995 sampai PHP 4 yang diluncurkan tanggal 22 Mei 2000.
2. Aplikasi Bahasa PHP
- PHP digunakan sebagai landasan
operasi pada pemrogaman jaringan berbasis web.
- PHP digunakan juga untuk
pemrogaman database.
- PHP digunakan untuk membuat
aplikasi web.
3. Kelebihan
dan Kekurangan
Kelebihan :
Kelebihan :
- PHP menjadi popular karena
kesederhanaannya dan kemampuannya dalam menghasilkan berbagai aplikasi web
seperti counter, system artikel/ CMS, e-commerce, bulletin board, dll.
- PHP adalah salah satu bahasa
server-side yang didesain khusus untuk aplikasi web.
- PHP termasuk dalam Open Source
Product dan telah mencapai versi 4.
- Aplikasi PHP cukup cepat
dibandingkan dengan aplikasi CGI dengan Perl atau Phyton bahkan lebih
cepat disbanding dengan ASP maupun Java dalam berbagai aplikasi web.
- Tersedia baik di Windows maupun
Linux, walau saat ini paling efektif di web server Apache dan OS Linux.
- Sintaks mirip C dan mudah
dipelajari.
Kekurangan :
- Tidak detail untuk pengembangan
skala besar.
- Tidak memiliki system
pemrogaman berorientasi objek yang sesungguhnya.
- Tidak bisa memisahkan antara
tampilan dengan logic dengan baik.
- PHP memiliki kelemahan security
tertentu apabila programmer tidak jeli dalam melakukan pemrogaman dan
kurang memperhatikan isu konfigurasi PHP.
- Kode PHP dapat dibaca semua
orang, dan kompilasi hanya dapat dilakukan dengan tool yang mahal dari
Zend.
F. C#
1. Sejarah
Bahasa C merupakan perkembangan dari bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Selanjutnya bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian mengembangkan bahasa yang disebut bahasa B pada tahun 1970. Perkembangan selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C yang diciptakan oleh Dennis Ricthie & W. Kerninghan tahun 1972 di Bell Telephone Laboratories Inc. (Sekarang adalah AT & T Bell Laboratories).
Bahasa C merupakan perkembangan dari bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Selanjutnya bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian mengembangkan bahasa yang disebut bahasa B pada tahun 1970. Perkembangan selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C yang diciptakan oleh Dennis Ricthie & W. Kerninghan tahun 1972 di Bell Telephone Laboratories Inc. (Sekarang adalah AT & T Bell Laboratories).
2. Aplikasi bahasa C
·
Bahasa C
pertama kali digunakan di Computer Digital Equipment Corporation PDP-11 yang
menggunakan system operasi UNIX.
·
Bahasa C
juga digunakan untuk menyusun operasi Linux.
·
Banyak
bahasa pemrogaman popular seperti PHP dan Java menggunakan sintaks dasar mirip
bahasa C.
3. Kelebihan
dan Kekurangan Bahasa C
Kelebihan Bahasa C :
Kelebihan Bahasa C :
- Bahasa C tersedia hampir di
semua jenis computer
- Kode bahasa C sifatnya adalah
portable dan fleksible untuk semua jenis computer.
- Bahasa C hanya menyediakan
sedikit kata-kata kunci, hanya terdapat 32 kata kunci.
- Proses executable program
bahasa C lebih cepat.
- Dukungan pustaka yang banyak.
- C adalah bahasa yang
terstruktur.
- Bahasa C termasuk bahasa
tingkat menengah.
Kekurangan Bahasa C :
- Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan
program kadang-kadang membingungkan pemakai.
- Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan
menggunakan pointer.
G. Delphi
Delphi adalah sebuah IDE compiler
untuk bahasa pemrograman Pascal. Borland Delphi merupakan salah satu bahasa
pemrograman yang semenjak diluncurkan pertama kali langsung dilirik dan diminati
oleh para programmer komputer. Hal ini disebabakan karena Delphi menyediakan
fasilitas untuk pembuatan aplikasi dengan antarmuka visual secara mudah dan
dapat memberikan hasil yang memuaskan.
tapi yang namanya suatu produk mesti ada saja kekurangan nya. Berikut adalah kekurangan dan kelebihan delphi..
Kelebihan :
1. freeware
2. Mempunyai desain yang user friendly terhadap para programmer beginer
3. Mempnyai kecepatan kompilasi yang cepat
4. Mempunyai komponen yang sangat komplek untuk pembuatan software aplikasi sampai database
5. Mempunyai aplikasi plugin database bawaan (BDE)
6. Versi selalu diupdate, sampai saat ini sudah mencapai Delphi versi 2009
7. Aplikasi yang dihasilkan bisa merupakan File Executable portable dan Executable installer
8. Sangat mudah untuk membuat koneksi ke berbagai aplikasi database, misalnya BDE, Access, MySql, SQL Server, Oracle, Dan database lainnya
Kekurangan :
1. Salah satu kekurangan Delpi adalah hasil kompilnya yaitu file *.exe pasti bakal gede memorinya
H. Ruby
tapi yang namanya suatu produk mesti ada saja kekurangan nya. Berikut adalah kekurangan dan kelebihan delphi..
Kelebihan :
1. freeware
2. Mempunyai desain yang user friendly terhadap para programmer beginer
3. Mempnyai kecepatan kompilasi yang cepat
4. Mempunyai komponen yang sangat komplek untuk pembuatan software aplikasi sampai database
5. Mempunyai aplikasi plugin database bawaan (BDE)
6. Versi selalu diupdate, sampai saat ini sudah mencapai Delphi versi 2009
7. Aplikasi yang dihasilkan bisa merupakan File Executable portable dan Executable installer
8. Sangat mudah untuk membuat koneksi ke berbagai aplikasi database, misalnya BDE, Access, MySql, SQL Server, Oracle, Dan database lainnya
Kekurangan :
1. Salah satu kekurangan Delpi adalah hasil kompilnya yaitu file *.exe pasti bakal gede memorinya
H. Ruby
1. Sejarah
Ruby adalah bahasa pemrogaman scripting yang berorientasi objek. Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa pemrogaman scripting yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan bahasa C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Phyton.
Ruby pertama kali dibuat oleh seorang programmer Jepang bernama Yukihiro Matsumoto. Penulisan Ruby dimulai pada February 1993 dan pada Desember 1994 dirilis versi alpha dari ruby. Pada awal perkembangan Ruby, Yukihiro meulis Ruby sendiri sampai pada tahun 1996 terbentuk komunitas Ruby yang banyak mengkotribusikan Ruby.
2. Aplikasi bahasa Ruby
Ruby adalah bahasa pemrogaman scripting yang berorientasi objek. Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa pemrogaman scripting yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan bahasa C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Phyton.
Ruby pertama kali dibuat oleh seorang programmer Jepang bernama Yukihiro Matsumoto. Penulisan Ruby dimulai pada February 1993 dan pada Desember 1994 dirilis versi alpha dari ruby. Pada awal perkembangan Ruby, Yukihiro meulis Ruby sendiri sampai pada tahun 1996 terbentuk komunitas Ruby yang banyak mengkotribusikan Ruby.
2. Aplikasi bahasa Ruby
a
Implementasi
besar Ruby pada JRuby dan Rubinius.
b
Ruby dapat
diterapkan pada teknologi Asynchronous JavaScript dan XML (AJAX).
c
Ruby on
Rails untuk membuat framework web.
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
Kelebihan :
- Sintaks sederhana.
- Memiliki Exception Handling
yang baik.
- OOP.
- Single inheritance.
- Didukung oleh OS Linux,
Windows, MacOS X, OS/2, BeOs, dan Unix.
- Merupakan bahasa pemrograman
scripting yang berorientasi objek.
- Memiliki garbage collector yang
secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori.
Kelemahan :
- Multithreading. Implementasi
thread di ruby masih berupa green thread, bukan native thread. Hal ini
membuat aplikasi GUI (desktop) dengan background thread tidak mungkin
diimplementasikan di ruby.
- Virtual Memory, ruby masih
fully interpreted sehingga program ruby cenderung lebih lambat.
- Spek. saat ini spesifikasi ruby
(syntax, behaviour, dll) adalah implementasi ruby yang asli dari matz.
- IDE. Saat ini kualitas IDE
untuk ruby masih jauh daripada .net dan java. Tapi dengan bermunculnya IDE
ruby yang dibuat dengan java.net, kondisinya agak berubah. Tapi
karena ruby bahasa yang sangat dinamis, sulit untuk bisa mendapatkan
informasi secara lengkap mengenai struktur sebuah program ruby secara
statis.
I. Phyton
1. Sejarah
Bahasa pemrograman ini dibuat oleh Guido van Rossum dari Amsterdam, Belanda. Pada awalnya, motivasi pembuatan bahasa pemrograman ini adalah untuk bahasa skrip tingkat tinggi pada sistem operasi terdistribusi Amoeba. Bahasa pemrograman ini menjadi umum digunakan untuk kalangan engineer seluruh dunia dalam pembuatan perangkat lunaknya, bahkan beberapa perusahaan menggunakan python sebagai pembuat perangkat lunak komersial.
Python merupakan bahasa pemrograman yang freeware atau perangkat bebas dalam arti sebenarnya, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan source codenya, debugger dan profiler, antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem, GUI (antarmuka pengguna grafis), dan basis datanya. Python dapat digunakan dalam beberapa sistem operasi, seperti kebanyakan sistem UNIX, PCs (DOS, Windows, OS/2), Macintosh, dan lainnya. Pada kebanyakan sistem operasi linux, bahasa pemrograman ini menjadi standarisasi untuk disertakan dalam paket distribusinya.
Bahasa pemrograman ini dibuat oleh Guido van Rossum dari Amsterdam, Belanda. Pada awalnya, motivasi pembuatan bahasa pemrograman ini adalah untuk bahasa skrip tingkat tinggi pada sistem operasi terdistribusi Amoeba. Bahasa pemrograman ini menjadi umum digunakan untuk kalangan engineer seluruh dunia dalam pembuatan perangkat lunaknya, bahkan beberapa perusahaan menggunakan python sebagai pembuat perangkat lunak komersial.
Python merupakan bahasa pemrograman yang freeware atau perangkat bebas dalam arti sebenarnya, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan source codenya, debugger dan profiler, antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem, GUI (antarmuka pengguna grafis), dan basis datanya. Python dapat digunakan dalam beberapa sistem operasi, seperti kebanyakan sistem UNIX, PCs (DOS, Windows, OS/2), Macintosh, dan lainnya. Pada kebanyakan sistem operasi linux, bahasa pemrograman ini menjadi standarisasi untuk disertakan dalam paket distribusinya.
2. Aplikasi bahasa Phyton
·
Perangkat
bantu shell. Tugas-tugas sistem administrator, program baris perintah.
·
Kerja bahasa
ekstensi. Antarmuka untuk pustaka C/C++, kustomisasi.
·
Pembuatan
prototipe secara cepat/pembuatan sistem aplikasi. Prototipe yang dapat dibuang
atau sesuai dengan permintaan.
·
Modul
berdasarkan bahasa pemrograman. Pengganti dari penulisan parser khusus.
·
Antarmuka
pengguna grafis. Penggunaan GUI API sederhana dan canggih.
·
Pengaksesan
basisdata. Penyimpanan objek tetap, antarmuka sistem SQL.
·
Pemrograman
terdistribusi. Penggunaan API mekanisme client/server terintegrasi.
·
Skrip
internet. Skrip CGI, antarmuka HTTP, Aplet WWW, dan lainnya.
3. Kelebihan
dan Kekurangan
Kelebihan :
Kelebihan :
·
Tidak ada
tahapan kompilasi dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan pada
masa pembuatan system aplikasi meningkat.
·
Tidak ada
deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan
fleksible.
·
Manajemen
memori otomatis yaitu kumpulan sampah memori sehingga dapat menghindari
pencatatan kode.
·
Tipe data
dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan system aplikasi
menggunakan tipe objek yang telah ada.
1) Pemrograman berorientasi objek.
2) Pelekatan dan perluasan dalam C.
3) Terdapat kelas, modul, eksepsi
sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara modular.
4) Pemuatan dinamis modul C sehingga
ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil
5) Pemuatan kembali secara dinamis
modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa menghentikannya.
6) Model objek universal kelas Satu.
Bahasa pemrograman yang mendukung
pemrograman terstruktur:
A. C#, seperti yang dijelaskan sebelumnya
B. Pascal, seperti yang dijelaskan sebelumnya
C. Delphi, seperti yang dijelaskan sebelumnya
A. C#, seperti yang dijelaskan sebelumnya
B. Pascal, seperti yang dijelaskan sebelumnya
C. Delphi, seperti yang dijelaskan sebelumnya
. Bahasa Prolog
1. Sejarah
Prolog (Programmation en logique) adalah bahasa pemrograman logika atau bahasa non-prosedural. Bahasa ini diciptakan oleh Alain Colmerauer dan Robert Kowalski sekitar tahun 1972 dalam upaya untuk menciptakan suatu bahasa pemrograman untuk aplikasi kecerdasan buatan. Bahasa ini menjadi popular semenjak Jepang mengumumkan pada tahun 1981 bahwa jepang akan menggunakannya sebagai basis computer “generasi kelima”.
1. Sejarah
Prolog (Programmation en logique) adalah bahasa pemrograman logika atau bahasa non-prosedural. Bahasa ini diciptakan oleh Alain Colmerauer dan Robert Kowalski sekitar tahun 1972 dalam upaya untuk menciptakan suatu bahasa pemrograman untuk aplikasi kecerdasan buatan. Bahasa ini menjadi popular semenjak Jepang mengumumkan pada tahun 1981 bahwa jepang akan menggunakannya sebagai basis computer “generasi kelima”.
2. Aplikasi bahasa Prolog
Bahasa pemrograman Artificial
Intellegence dan robot.
Bahasa pemrograman computer generasi
kelima.
PROLOG banyak digunakan dalam
aplikasi pembuatan bahasa alami, penulisan compiler, penambahan ilmu pada
sistem pakar dan purwarupa (prototype) perangkat lunak.
Bagus untuk menulis sistem pakar dan
knowledge based system.
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
Kelebihan :
1.
Berbeda
dengan bahasa pemrograman yang lain, yang menggunakan algoritma konvensionl
sebagai teknik pencariannya seperti pada Delphi, Pascal, Basic, COBOL dan
bahasa pemrograman yang sejenisnya, maka prolog menggunakan teknik pencarian
yang di sebut heuristik (heutistic) dengan menggunakan pohon logika.
2.
Melakukan
komputasi rumit pada data yang kompleks.
3.
Mengekpresikan
algoritma dengan baik.
4.
Mengalokasikan
memori secara dinamis sehingga programmer tidak harus mendeklarasikan ukuran
sebuah struktur data sebelum membuatnya.
5.
Mengembangkan
dan memodifikasi dirinya sendiri sehingga sebuah program dapat “belajar”
melalui informasi yang didapat selama program dijalankan
6.
PROLOG
mempunyai Automated Reasoning Procedure (Prosedur Sebab-Akibat Otomatis) yang disebut
Inference Engine (Inference = proses pengambilan kesimpulan) yang sudah
built-in didalamnya. Akibatnya, program yang menggunakan logika sebab-akibat
jadi lebih mudah ditulis dalam PROLOG.
Kekurangan :
Pemborosan dalam pengalokasian
memory sehingga program berjalan menjadi lambat
E. Bahasa Cobol
1. Sejarah
COBOL diciptakan pada tahun 1959. Bahasa COBOL pertama kali diperkenalkan secara resmi atau formal pada bulan Januari 1960. Versi dari bahasa COBOL ini disebut dengan COBOL-60. Dan diperbaharui pada tahun 1965. Bila suatu bahasa komputer tidak standar, dalam arti banyak versinya, maka menyulitkan pemakai untuk menerapkannya, pemakai harus menyesuaikan versi dari COBOL yang dipakai oleh komputer tertentu. Untuk mengatasi masalah hal ini, pada tahun 1968 dan 1974 bahasa COBOL dikembangkan dan disempurnakan lebih lanjut dan distandardisasikan dengan nama ANSI COBOL (American National Standards Institute ). ANSI COBOL ini yang sekarang banyak diterapkan oleh sejumlah pabrik-pabrik komputer. Dengan adanya standardisasi, pemakai tidak terlalu sulit menggunakan bahasa COBOL versi yang berbeda, karena inti dari bahsa ini sama.
2. Aplikasi bahasa COBOL
·
Untuk
membuat aplikasi bisnis
·
Untuk
pengolahan data dan database
3. Kelebihan
dan Kekurangan
Kelebihan :
Kelebihan :
a
Program
COBOL dibuat dalam instruksi bahasa inggris, sehingga lebih mudah dipelajari
dan dibuat.
b
Program
COBOL sesuai untuk pengolahan data yang banyak diterapkan pada permaslahan .
c
Program
COBOL sifatnya standard, sehingga dapat dipergunakan pada komputer-komputer
yang berbeda, tanpa banyak perbedaan.
d
Struktur
program COBOL jelas, sehingga dapat dimengerti oleh orang seperti akuntan,
auditor, atau manajer-manajer yang hanya mempunayai pengetahuan pengolahan data
yang sedikit.
e
COBOL
menyediakan fasilitas Listing Program, bilamana perlu dapat diperiksa oleh
orang lain selain programer.
f
Mudah
didokumentasikan dan dikembangkan bilamana perlu.
g
Problem
Orientad Language.
Kekurangan :
·
Operasi
masukan dan keluaran yang masih kaku.
·
Struktur
penulisan program yang sangat kaku dan bertele-tele.
Sifat-sifat
pemrograman terstruktur
a
Memuat
teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis
b
Memuat
algoritma yang efisien, efektif dan sederhana
c
Program
disusun dengan logika yang mudah dipahami
d
Tidak
menggunakan perintah GOTO
e
Biaya
pengujian program relatif rendah
f
Memiliki
dokumentasi yang baik
g
Biaya
perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan relatif rendah
Perbedaannya
Dari
pengertian pemrograman terstruktur dan pemrograman berorientasi objek itu
sendiri kita dapat menyimpulkan, apa perbedaan dari pemrograman terstruktur dan
pemrograman berorientasi objek itu. Pemrograman berorientasi objek
(Object-Oriented Programming atau OOP) merupakan paradigma pemrograman yang
berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini
dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika
pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan
mengirim pesan ke objek lainnya, Sedangkan untuk pemrograman terstruktur adalah
kebalikan dari pemrograman berorientasi objek yaitu sebuah cara pemrosesan data
yang terstruktur dalam analisa, cara dan penulisan pemrograman. Dikarenakan
harus terstruktur sehingga dalam pembuatannya antara satu line pemrograman
dengan yang lainnya berhubungan.
Keuntungan
pemrograman berorientasi objek
·
Maintenance;
program lebih mudah dibaca dan dipahami, dan pemrograman berorientasi obyek
mengontrol kerumitan program hanya dengan mengijinkan rincian yang dibutuhkan
untuk programmer.
·
Pengubahan
program (berupa penambahan atau penghapusan fitur tertentu); perubahan yang
dilakukan antara lain menyangkut penambahan dan penghapusan dalam suatu
database program misalnya.
·
Dapat
digunakannya obyek-obyek sesering yang diinginkan, kita dapat menyimpan
obyek-obyek yang yang dirancang dengan baik ke dalam sebuah tolkit rutin yang
bermanfaat yang dapat disisipkan kedalam kode yang baru dengan sedikit
perubahan atau tanpa perubahan pada kode tersebut.
Jadi, sangat jelas bahwa pemrograman
berorientasi objek sangat cocok sekali digunakan dalam kasus pembuatan software
yang rumit dan kompleks karena memberikan berbagai kemudahan kepada pemrogram
seperti yang telah disebutkan diatas.
Permodelan yang mana yang lebih
bagus? itu tergantung dari kebutuhan dan dari sudut pandang mana anda
melihatnya. Yang perlu anda ingat adalah tujuan dari pemodelan itu sendiri,
yang mana agar pada akhir proyek sistem dapat diperoleh sistem informasi yang
memenuhi kebutuhan pemakai, tepat waktu dan sesuai anggaran, serta mudah
digunakan, dimengerti dan dipelihara.
Kelebihan
dan Kekurangan Pemograman Berorientasi Objek dengan Pemograman Terstruktur
METODE
TERSTRUKTUR
Perancangan Terstruktur (Structured
Analisys and Design / SSAD)
Metode ini diperkenalkan pada tahun 1970,
yang merupakan hasil turunan dari pemrograman
terstruktur. Metode pengembangan dengan metode terstruktur ini terus diperbaiki
sampai akhirnya dapat digunakan dalam dunia nyata. Perancangan ini bertujuan
untuk membuat model SOLUSI terhadap PROBLEM yang sudah dimodelkan secara
lengkap pada tahap analisis terstruktur.
Kelebihan
- Milestone diperlihatkan dengan
jelas yang memudahkan dalam manajemen proyek
- SSAD merupakan pendekatan
visual, ini membuat metode ini mudah dimengerti oleh pengguna atau
programmer.
- Penggunaan analisis grafis dan
tool seperti DFD menjadikan SSAD menjadikan bagus untuk digunakan.
- SSAD merupakan metode yang
diketahui secara umum pada berbagai industry.
- SSAD sudah diterapkan begitu
lama sehingga metode ini sudah matang dan layak untuk digunakan.
- SSAD memungkinkan untuk
melakukan validasi antara berbagai kebutuhan
- SSAD relatif simpel dan mudah
dimengerti.
Kekurangan
- SSAD berorientasi utama pada
proses, sehingga mengabaikan kebutuhan non-fungsional.
- Sedikit sekali manajemen
langsung terkait dengan SSAD
- Prinsip dasar SSAD merupakan
pengembangan non-iterative (waterfall), akan tetapi kebutuhan akan berubah
pada setiap proses.
- Interaksi antara analisis atau
pengguna tidak komprehensif, karena sistem telah didefinisikan dari awal,
sehingga tidak adaptif terhadap perubahan (kebutuhan-kebutuhan baru).
- Selain dengan menggunakan
desain logic dan DFD, tidak cukup tool yang digunakan untuk
mengkomunikasikan dengan pengguna, sehingga sangat sliit bagi pengguna untuk
melakukan evaluasi.
- Pada SAAD sliit sekali untuk
memutuskan ketika ingin menghentikan dekomposisi dan mliai membuat sistem.
- SSAD tidak selalu memenuhi
kebutuhan pengguna.
·
SSAD tidak
dapat memenuhi kebutuhan terkait bahasa pemrograman berorientasi obyek, karena
metode ini memang didesain untuk mendukung bahasa pemrograman terstruktur,
tidak berorientasi pada obyek (Jadalowen, 2002).
Kelebihan
- Dibandingkan dengan metode
SSAD, OOAD lebih mudah digunakan dalam pembangunan sistem
- Dibandingkan dengan SSAD, waktu
pengembangan, level organisasi, ketangguhan,dan penggunaan kembali (reuse)
kode program lebih tinggi dibandingkan dengan metode OOAD (Sommerville,
2000).
- Tidak ada pemisahan antara fase
desain dan analisis, sehingga meningkatkan komunikasi antara user dan
developer dari awal hingga akhir pembangunan sistem.
- Analis dan programmer tidak
dibatasi dengan batasan implementasi sistem, jadi desain dapat
diformliasikan yang dapat dikonfirmasi dengan berbagai lingkungan
eksekusi.
- Relasi obyek dengan entitas
(thing) umumnya dapat di mapping dengan baik seperti kondisi pada dunia
nyata dan keterkaitan dalam sistem. Hal ini memudahkan dalam mehami desain
(Sommerville, 2000).
- Memungkinkan adanya perubahan
dan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kebernaran software yang
membantu untuk mengurangi resiko pada pembangunan sistem yang kompleks
(Booch, 2007).
- Encapsliation data dan method,
memungkinkan penggunaan kembali pada proyek lain, hal ini akan memperingan
proses desain, pemrograman dan reduksi harga.
- OOAD memungkinkan adanya
standarisasi obyek yang akan memudahkan memahami desain dan mengurangi
resiko pelaksanaan proyek.
- Dekomposisi obyek, memungkinkan
seorang analis untuk memcah masalah menjadi pecahan-pecahan masalah dan
bagian-bagian yang dimanage secara terpisah. Kode program dapat dikerjakan
bersama-sama. Metode ini memungkinkan pembangunan software dengan cepat,
sehingga dapat segera masuk ke pasaran dan kompetitif. Sistem yang dihasilkan
sangat fleksibel dan mudah dalam memelihara.
Kekurangan
- Pada awal desain OOAD, sistem
mungkin akan sangat simple.
- Pada OOAD lebih fockus pada
coding dibandingkan dengan SSAD.
- Pada OOAD tidak menekankan pada
kinerja team seperti pada SSAD.
- Pada OOAD tidak mudah untuk
mendefinisikan class dan obyek yang dibutuhkan sistem.
- Sering kali pemrogramam
berorientasi obyek digunakan untuk melakukan anlisisis terhadap fungsional
siste, sementara metode OOAD tidak berbasis pada fungsional sistem.
- OOAD merupakan jenis manajemen
proyek yang tergolong baru, yang berbeda dengan metode analisis dengan
metode terstruktur. Konsekuensinya adalah, team developer butuh waktu yang
lebih lama untuk berpindah ke OOAD, karena mereka sudah menggunakan SSAD
dalam waktu yang lama ( Hantos, 2005).
- Metodologi pengembangan sistem
dengan OOAD menggunakan konsep reuse. Reuse merupakan salah satu
keuntungan utama yang menjadi alasan digunakannya OOAD. Namun demikian,
tanpa prosedur yang emplisit terhadap reuse, akan sangat sliit untuk menerapkan
konsep ini pada skala besar (Hantos, 2005).
Sumber
:
https://rumahradhen.wordpress.com/materi-kuliahku/semester-iii-2/pemrograman-terstruktur/pengenalan-pemrograman-terstruktur/
http://utak-atik-delphi.blogspot.co.id/2012/11/kelebihan-dan-kekurangan-borland-delphi.html
https://andikafisma.wordpress.com/kelebihan-kelemahan-dan-aplikasi-10-bahasa-pemrograman
http://utak-atik-delphi.blogspot.co.id/2012/11/kelebihan-dan-kekurangan-borland-delphi.html
https://andikafisma.wordpress.com/kelebihan-kelemahan-dan-aplikasi-10-bahasa-pemrograman
0 komentar:
Posting Komentar